Dalam artikel yang di muat dalam International Journal of Networks and Communications tahun 2015, yang ditulis oleh Hager Elgendi denga...
Dalam
artikel yang di muat dalam International
Journal of Networks and Communications tahun 2015, yang ditulis oleh Hager Elgendi
dengan Judul The Effect of Facebook on
College Student's bahwa Facebook dapat mempengaruhi kesehatan fisik dengan
meningkatnya Upper Respiratory Infection (URI) atau infeksi saluran atas
pernapasan.
Social Networking System yang dikenal dengan nama
Facebook,diluncurkan oleh Mark Zuckerberg merupakan terobosan besar di abad 21.
Facebook adalah evolusi teknologi yang merubah perilaku hubungan sosial yang
menawarkan sesorang untuk berbagi ide, opini dan menjalin dan menjaga hubungan
dengan yang lainya. Facebook mengijinkan user untuk mebuat profile, menampilkan
informasi personal, upload gambar, mengakses profil user yang lain,
mengumpulkan teman dan berinteraksi dengan teman melalui messages and gifts.
Rata-rata mereka menghabiskan waktu 30 menit sampai 2 jam dalam sehari.
Dan
baru-baru ini mulai diteliti untuk memeriksa pengaruh dari Facebook terhadap
fisik, mental dan kesehatan keluarga. Belum lama, penelitian dilakukan di
lingkungan kampus ditemukan bahwa Facebook dapat menyebabkan gejala yang serupa
dengan kecaduan obat, pengaruh terhadap system dan pola hubugan keluarga,
berkontribusi kepada infeksi saluran atas, merasa kesepian, depresi dan narsis,
menyebabkan menurunya kepuasan pribadi dan manajeman waktu yang buruk.
Lebih
lanjut, Facebook akan berpengaruh terhadap kesehatan metal penggunanya.
Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa membuang waktu terlalu lama surfing
di internet bisa menyebabkan kecaduan yg spesifik terhadap internet.
